Lirik lagu Doa Seorang Anak . Ciptaan : Julia Pardede

Song & lyrics: Julia Pardede / Yulia Pardede/Julia Pardede Galastaun / Julia Pardede Serwy

Di dalam doamu
Kau sebut namaku
Di dalam harapmu
Kau sebut namaku
Di dalam segala hal
Namaku dihatimu

Tak dapat kubalas
Cintamu ayahku
Tak kan kulupakan
Nasehatmu ibu
Hormat orang tuamu
Agar lanjut umurmu
Di bumi

Reff:

Trima kasih ayah dan ibu
Kasih sayangmu padaku

Pengorbananmu
Meneteskan peluh
Tuk kebahagiaanku

Tuhan lindungi ayah ibuku
Dalam doa ku berseru

Tetes air matamu
Yang kau tabur
Di tuai bahagia

LIRIK ASLI DOA SEORANG ANAK ciptaan : Julia Pardede

Doa Seorang Anak.

Song&Lyrics : Julia Pardede/ Yulia Pardede/ Julia Pardede Galstaun/ Julia Pardede Serwy.

Di dalam doamu
Kau sebut namaku
Di dalam harapmu
Kau sebut namaku
Di dalam segala hal
Namaku di hatimu

Tak dapat kubalas
Cintamu ayahku
Tak kan kulupakan
Nasehatmu ibu
Hormati orang tuamu
Agar lanjut umurmu di bumi

Trima kasih ayah dan ibu
Kasih sayangmu padaku
Pengorbananmu
Meneteskan peluh
Tuk kebahagiaanku

Tuhan lindungi ayah ibuku
Dalam doa kuberseru
Tetes air matamu
Yang kau tabur
Dituai bahagia

Diciptakan tahun 1998. Dinyanyikan pertamakali oleh artis cilik Nathalia, dan diedarkan oleh SolaGrasia Trinitas

Lyric lagu BAGAIKAN MENTARI Ciptaan : Julia Pardede/ Yulia Pardede/ Julia Pardede Serwy/ Julia P. Galstaun

Mentari pagi bersinar kembali

Memberi kehangatan hidup ini

Sinarnya menerangi bumi

Bersyukur Tuhan

Tuk hari yang Kau b’ri

Kuberjalan menyusuri hari

Kudapati kenyataan ini

Yang menangis meratapi diri

Berharap esok bahagia kembali

Reff :

Mari lah berbagi kasih

Marilah saling memberi

Tiada harap kembali

Bagaikan mentari

Mari berpegangan tangan

Menciptakan kedamaian

Hidup hanyalah sekali

Isilah dengan kasih

Doa seorang anak , sejarahnya dan tentang Julia Pardede , pencipta lagunya.

June 01, 2019

Terima kasih sudah mengunjungi blog Julia Pardede. Pertama-tama saya ingin memperkenalkan diri tentunya. Saya dikenal sebagai Julia Pardede/ Yulia Pardede/ Julia Pardede Serwy/ Julia.P.Galstaun .

Saya adalah penyanyi rohani kristen , pencipta lagu , executive producer dan producer album rohani.

Hari ini saya ingin menceritakan tentang perjalanan karir musik saya di Industri rekaman rohani Indonesia. Di mulai pada tahun 1996. Album pertama Julia Pardede yang kami produksi sendiri , dan 12 lagu di dalam album yang berjudul ” DIAM DI DALAM KEMAH TUHAN ” adalah semua ciptaan Julia Pardede, berhasil dirilis dan diedarkan pihak Maranatha dengan Label Nafiri. Di Maranatha Record, Julia bertemu dengan Ronny Tomasoa , seorang Artis Rohani senior dan sejak itu berkat bantuan beliau, Julia dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu rohani. Terima kasih Bung Ronny Tomasoa. Tuhan membalas lipat ganda.

Undangan menyanyi deras berdatangan dari banyak gereja di Jakarta , permintaan lagu ciptaan , serta promo album di radio Pelita Kasih dan wawancara di majalah rohani pun tidak ketinggalan. Dan pada suatu ketika Julia pun ditawarkan untuk bergabung dalam VG Mazmur Daud yang dibentuk oleh alm. Ivan Dee. Bersama Mazmur Daud VG , Julia ikut dalam backing vocal banyak album dari berbagai label seperti Maranatha, Solideo, Solagracia, Rhema dan masih banyak lagi. Kami juga mendapat banyak undangan menyanyi dalam KKR di daerah. Dari tahun ke tahun perjalanan berkarir dalam bermusik Julia berjalan dengan baik. Puji Tuhan Julia sangat bersyukur. Karena sebelum terjun ke dalam musik rekaman kehidupan ekonomi kami sangat sederhana. Tapi lewat talenta, Tuhan membuka pintu berkat bagi kami sekeluarga.

Sampailah pada tahun 1998 , dimana saat itu Produser sebuah label Solagracia Trinitas yang juga diperkenalkan oleh Ronny Tomasoa, meminta beberapa lagu ciptaan Julia Pardede. Saat itu rencana produksi 3 album. 2 Album kompilasi (gabungan artis) dan 1 album anak Nathalia. Album kompilasi diisi dengan artis-artis terkenal seperti Lydia Kandow , Dessy Arisandi , Mawar Simorangkir, Ronny Tomasoa, Julius Sitanggang dan yang tidak terkenal adalah Julia Pardede. Dan yang menjadi kebahagiaan saya saat itu adalah 1 lagu saya berjudul “T’rima Kasih Yesus” dinyanyikan oleh Lydia Kandow. Ini merupakan pencapaian dalam perjalanan bermusik Julia juga.

Pada tahun 1998, pada saat itu juga , Julia sedang mengandung anak ke 3. Anak itu sudah besar sekarang dan berusia 21 di tahun ini dan tinggal di Amerika Serikat. Bernama Jeremia Galstaun. Saya merasa Tuhan membuka pintu berkat dalam bermusik, saat saya mengandung anak ini. Dan saya berdoa anak ini akan melanjutkan di dalam karir musik sebagai the next generation nya Julia Pardede.

Saat sedang membuat lagu untuk artis cilik Nathalia, saya berdoa dan menyembah Tuhan sungguh-sungguh dan disitulah saya sangat bersyukur untuk kedua orang tua saya yang begitu mencintai saya dan memelihara saya sebagai anak bungsu mereka , dengan penuh kasih sayang. Lewat sebuah keyboard sederhana, nada demi nada saya rangkai bersama kata. Akhirnya terciptalah lagu “DOA SEORANG ANAK” dan sayapun menangis sendiri setelah lagu ini selesai saya ciptakan. Tuhan sungguh baik.

Inilah syair lagu “DOA SEORANG ANAK” ciptaan : Julia Pardede/ Yulia Pardede/ Julia Pardede Serwy , yang tahun 2019 ini telah berusia 21 tahun.

Di dalam doamu, kau sebut namaku

Di dalam harapmu , kau sebut namaku

Di dalam segala hal, namaku di hatimu

Tak dapat kubalas, cintamu ayahku

Takkan kulupakan, nasehatmu ibu

Hormati orang tuamu, agar lanjut umurmu dibumi.

Reff :

T’rima kasih ayah dan ibu

Kasih sayangmu padaku

Pengorbananmu meneteskan peluh

Tuk kebahagiaanku

Tuhan lindungi ayah ibuku

Dalam doa kuberseru

Tetes air matamu yang kau tabur.

Dituai bahagia.

Setelah dirilis Lagu “DOA SEORANG ANAK” dipakai dalam lomba menyanyi anak-anak diberbagai Mall di Jakarta dan daerah. Julia sebagai pencipta lagunya pun beberapa kali menjadi juri dalam lomba tersebut. Lagu ini semakin dikenal dan mendapat banyak pujian karena syair yang menyentuh dan nada yang indah. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan. Satu kebanggaan sebagai pencipta lagu ini adalah komentar dari alm Bapak A.T Mahmud pencipta lagu anak-anak yang pada saat itu pernah didaulat menjadi juri dalam salah satu lomba adalah bahwa pencipta lagunya sangat menghayati kasih dari orang tuanya sehingga tercipta syair yang begitu dalam dan menyentuh. Memang saat itu tidak banyak lagu anak-anak , dan ini adalah salah satu lagu yang terbaik. Kemuliaan hanya bagi Tuhan.

Lagu “DOA SEORANG ANAK ” mulai dinyanyikan di dalam Koor / Paduan suara di Halim Perdana Kusuma pertama kali pada tahun 1999.

Julia adalah anak Purnawirawan TNI AU (alm). Dimana ayah dan ibu saya sangat aktif di Gereja Oikoumene Halim Perdanakusuma sebagai majelis kompleks Trikora dan juga anggota Paduan Suara Oikoumene. Suatu ketika pemimpin Paduan suara yang bernama ibu Tuti meminta izin kepada Julia untuk menyanyikannya dalam acara sungkeman pernikahan dan saya tidak keberatan bahkan sangat senang. Harapan saya lagu ini semakin dikenal dan menjadi berkat. Dan beliau pun akhirnya menyebarkan kepada anggota milis sehingga lagu ciptaan Julia Pardede ini dipakai lebih luas dalam sungkeman, siraman, kelulusan , ulang tahun pernikahan orang tua dan juga solo perform.

Tahun demi tahun lagu ini terus dipakai dimana-mana dan semakin dikenal , namun berbanding terbalik dengan pencipta lagunya. Lagu ini tidak membawa efek ekonomi kepada saya dan tidak sedikit yang tidak mencantumkan pencipta lagunya. Bahkan ada oknum yang ingin menggeser nama saya sebagai pencipta lagu ” DOA SEORANG ANAK” sedikit demi sedikit dengan membentuk opini publik membuat blog seolah lagu itu miliknya dan Julia hanya menciptakan Puisi atau syair.

Ada pula yang mengganti judul menjadi T’rima kasih Ayah dan Ibu. Dan tidak sedikit yang memproduksi dalam bentuk rekaman, video, mancantumkan lagu saya sebagai promo EO wedding dan membagikan (share) di media electronics dan dimana-mana tanpa ijin saya sebagai pencipta lagu yang memegang Hak Cipta dan merekalah yang memperoleh materi lewat pendaftaran ke publisher. Dan tidak ada royalty atau apapun kepada saya sebagai pencipta lagunya.

Saya boleh katakan ini sangat membabi buta. Saya mulai berfikir.

Apakah arti Doa itu?

Bukankah artinya berkomunikasi dengan Tuhan?

Setahu saya orang yang sering berdoa adalah orang yang berkomunikasi dengan Tuhan. Dan ketika hubungan dengan Tuhan itu harmonis dan indah. Tentu orang tersebut hidup dan menghidupi dirinya di dalam jalan Tuhan. Langkah hidupnya pun tidak menyimpang dari jalan Tuhan. Dan dia mengerti hak-hak orang lain.

Saya sangat menghargai duet dari album “CHANGE” produksi Rhema Record thn 2008 yang sebelum memakai lagu saya mereka bahkan mencari saya dan memasang di koran Pos Kota ” Di cari pencipta lagu Doa seorang anak Julia Pardede “. Sehingga pada akhirnya salah satu anggota milis memberikan nomer telephone saya kepada mereka. Dan ini menjadi bukti bahwa bukan tidak mungkin menemukan dan minta izin pencipta lagu , selama kita berusaha semaksimal mungkin.

Dalam blog ini saya ingin menyampaikan kesedihan dan keprihatinan saya terhadap mereka yang mengabaikan izin pakai lagu DOA SEORANG ANAK secara komersial.

Apakah lagu DOA SEORANG ANAK tidak membawa dampak rohani?

Apakah mereka tidak mengerti hukum?

Apakah mereka tidak berdoa?

Apakah mereka tidak merasa bersalah?

Apakah mereka tidak merasa malu?

Jawabannya : Saya tidak tahu.

Satu hal yang saya tahu. Banyak orang suka yang gratis (cuma-cuma). Dan tidak sedikit oknum yang keberatan menyampaikan apa yang menjadi hak orang lain.

Saya bertanya-tanya sendiri :

Inikah apresiasi yang diberikan terhadap pencipta lagu DOA SEORANG ANAK yang konon lagu ini sangat memberkati . sangat menyentuh , menjadi content bagus untuk menaikkan popularitas seseorang, sangat indah dan lain sebagainya itu?

Jika jawabannya ya, berarti sangat menyedihkan nasib menjadi seorang pencipta lagu. Hampir terbunuh kreafititas saya sebagai pencipta lagu.

Namun masih ada setitik harapan dan semangat baru, yang saya yakin datang dari Tuhan dan dari orang-orang yang mendoakan saya.

Terima kasih buat semua yang selalu menyebut nama saya dalam doa. Tahun ini tahun 2019 adalah 21 tahun usia lagu ” DOA SEORANG ANAK”. Dan sampai saat ini Julia tidak berkekurangan sesuatu apapun yang baik.

Anak-anak Julia tumbuh dalam Tuhan menjadi anak-anak yang baik dan mengandalkan “Doa” dalam setiap aspek kehidupan. Bahkan Julia mendapat 2 anak mantu. 1 mantu laki-laki dan 1 mantu perempuan dan kami semua tinggal di Amrerika serikat. Semoga sesuai harapan Julia akan mendapat cucu suatu hari kelak supaya kebahagiaan semakin lengkap.

Kabar baik bahwa Julia akan kembali ke dalam Indutri musik. Dan akan saya bagikan “surprise” nya dalam tulisan saya yang akan datang.

Harapan Julia , siapa saja yang sudah memakai lagu Doa seorang anak dan lagu ciptaan Julia Pardede lainnya untuk tujuan komersil , tanpa ijin atau mendaftarkan ke publisher , smule dan lain-lainnya dan tidak menyampaikan royalty hak pencipta lagu , agar segera dapat menghubungi Julia sebelum dilimpahkan ke pihak yang berwajib secara hukum.

Ikuti update Julia Pardede.

Terima kasih Julia kepada Tuhan Yesus yang ajaib dahsyat dan perkasa , kepada Ayah(alm) dan ibu, kepada keluargaku, kepada semua yang mendukung selama ini. Tuhan memberkati.